Ayatayat Alkitab yang dipilih sendiri ini akan membantu Anda memahami siapa diri Anda dan bagaimana Anda bisa berhasil menavigasi kehidupan Kristen. Renungkan mereka, hafalkan mereka dan biarkan kebenaran yang memberi hidup mereka meresap jauh ke dalam roh Anda. Pengembangan diri Dewa penciptaan membuat dirinya dikenal oleh kita melalui Alkitab. Empedu(Matius 27:34) - "Lalu mereka memberi Dia minum anggur bercampur empedu. Setelah Ia mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya." Mur (Markus 15:23) - "Lalu mereka memberi anggur bercampur mur kepada-Nya, tetapi Ia menolaknya."; Empedu adalah cairan yang diambil dari hati. Dalam bahasa Alkitab, ia dipakai untuk melukiskan kepahitan roh (Kisah Para Rasul 8:23; Ratapan 3:19). rindumendukung pelayanan ini bisa melalui : yayasan cipta pelita kasih - bank bri nomer rekening 042101003420566 Komentaryang sangat panjang (sekitar 850an kata) itu bertabur ayat-ayat Alkitab yang mengupas tuntas tentang homoseksual. Dia pasti sudah tahu bahwa saya beragama Kristen sehingga dengan begitu antusias memaparkan banyak ayat-ayat Alkitab untuk mendukung ketidaksetujuannya terhadap homoseksual. AyatAlkitab: KELUARAN 32 Anak lembu emas 32:1 Ketika bangsa itu melihat, bahwa Musa mengundur-undurkan turun dari gunung itu, maka berkumpullah mereka mengerumuni Harun dan berkata kepadanya: "Mari, buatlah untuk kami allah, yang akan berjalan di depan kami sebab Musa ini, orang yang telah memimpin kami keluar dari tanah Mesir--kami tidak tahu apa yang telah terjadi dengan dia." 32:2 Lalu Akibatnya Alkitab tidak mendukung atau pun melarang hal ini Berdasarkan prinsip ini, ada beberapa fakta dari Firman Tuhan yang perlu dipertimbangkan dalam hal masturbasi:Seks diciptakan oleh Tuhan dengan tujuan yang baik dan untuk dinikmati oleh we istri (Kejadian step 1:twenty-seven,30 dan Kejadian dos:24)Alkitab tidak memiliki tulisan langsung mengenai hal masturbasi. melarang hal-hal yang xZ4Vp. Artikel ini membahas tentang ayat-ayat Alkitab yang menentang homoseks, baik di Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru. Ada banyak ayat Alkitab yang menentang homoseks. Isu LGBT Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender bukan lagi hal yang asing bagi kita saat ini. Isu ini bukan hanya ada di luar negeri, di Indonesia pun sudah ramai dibicarakan serta menimbulkan pro-kontra di masyarakat. Hal ini terutama setelah kaum homoseksual mulai berani menunjukkan jati diri mereka serta menuntut hak-hak mereka dihormati. Baca juga 10 Fakta Tentang Poligami Menurut Alkitab Di kalangan gereja sendiri isu homoseks masih menjadi tantangan tersendiri. Pada umumnya gereja menolak keberadaan homoseks, namun sebagian gereja justru menerimanya dengan alasan Hak Azasi Manusia. Juga, karena mereka merasa Alkitab tidak menolak keberadaan kaum homoseks. Bagaimanakah sebenarnya pandangan Alkitab terhadap homoseks ini? Bagaimana seharusnya pandangan Gereja terhadap homoseks? Atau bagaimana homoseks menurut pandangan Kristen seharusnya? Apakah ayat-ayat Alkitab menentang LGBT? Baca juga 7 Dosa Perzinahan Terbesar Di Alkitab Jika kita teliti, maka jelas kita akan menyimpulkan bahwa Alkitab secara tegas menolak LGBT. Jika kita perhatikan, ada sekitar dua puluh bagian atau ayat-ayat Alkitab yang menentang LGBT, khususnya yang berkaitan dengan homoseksual/gay cinta sesama laki-laki dan lesbian cinta sesama perempuan. Baca juga 25 Tokoh Alkitab Yang Berpoligami Kedua puluh ayat-ayat Alkitab yang menentang homoseks tersebut terdapat baik dalam Perjanjian Lama maupun dalam Perjanjian Baru. Dalam artikel kali ini akan dibahas sepuluh di antaranya, yakni ayat-ayat Alkitab yang lebih tegas dalam menentang homoseks. Berikut kesepuluh ayat-ayat Alkitab yang menentang LGBT/homoseks tersebut. 1. Rancangan Tuhan Dalam Penciptaan Manusia Ayat Alkitab pertama yang menentang homoseks adalah Kejadian 127-28. Ayat-ayat ini memang tidak secara tegas menolak LGBT, bahkan masalah LGBT sedikit pun tidak disinggungnya. Namun demikian, makna ayat-ayat ini menyimpulkan demikian. Dalam ayat-ayat ini dengan jelas disebutkan bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan, dan bahwa mereka diberkatiNya serta diperintahkanNya untuk beranak cucu dan bertambah banyak. Jadi Tuhan hanya memberkati laki-laki dengan perempuan, bukan memberkati laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan. Dalam Kejadian 218 juga dengan jelas disebutkan bahwa Tuhan menciptakan pasangan yang sepadan dengan Adam. Dan yang diciptakanNya bagi Adam adalah Hawa, seorang perempuan. Hal ini berarti bahwa sesuai rencana Tuhan, pasangan yang sepadan bagi seorang laki-laki adalah perempuan, bukan laki-laki. Dan pasangan yang sepadan bagi seorang perempuan adalah laki-laki, bukan perempuan. 2. Kisah Pemusnahan Sodom Dan Gomora Ayat Alkitab kedua yang menentang homoseks adalah kisah Sodom dan Gomora. Sodom dan Gomora adalah dua kota yang terkenal karena dosa mereka yang besar di hadapan Tuhan. Karena itulah Tuhan bermaksud untuk memusnahkan kedua kota tersebut. Abraham bersyafaat bagi kota ini agar Tuhan tidak memusnahkannya, apalagi Lot, saudara Abraham, tinggal di kota Sodom. Tuhan berjanji tidak akan memusnahkan kota Sodom jika di kota itu didapatiNya 10 orang saja orang benar. Tetapi di kota itu ternyata tidak ada 10 orang benar. Hanya Lot dan keluarganya hanya 4 jiwa yang boleh dikatakan orang benar. Itulah akhirnya yang membuat Tuhan memusnahkan kota itu, tetapi Ia menyelamatkan Lot sekeluarga. Tidak dijelaskan secara eksplisit di Alkitab apa dosa terbesar kota Sodom dan Gomora. Namun dari kisah tentang dua malaikat yang bertamu ke rumah Lot dapat disimpulkan bahwa dosa Sodom dan Gomora adalah masalah homoseksual. Tuhan mengutus dua orang malaikatNya dalam wujud laki-laki untuk menyelidiki keadaan kota Sodom. Ketika mereka tiba di Sodom, mereka diterima oleh Lot dan diberi tumpangan di rumahnya. “Tetapi sebelum mereka tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom itu, dari yang muda sampai yang tua, bahkan seluruh kota, tidak ada yang terkecuali, datang mengepung rumah itu. Mereka berseru kepada Lot Di manakah orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami pakai mereka.” Kejadian 194-5 Kata yang diterjemahkan “pakai” dalam ayat di atas berasal dari kata Ibrani, “yada”, yang berarti hubungan seksual. Kata ini juga dipakai ketika Adam menghampiri Hawa, yang punya makna hubungan seksual Kejadian 41. Jadi para lelaki di kota Sodom memaksa untuk melakukan hubungan seksual dengan dua malaikat laki-laki yang datang ke rumah Lot tetapi gagal. Di sini para malaikat itu tidak butuh lagi bukti dosa-dosa Sodom dan Gomora, mereka sudah mengalaminya sendiri. Kemudian kedua malaikat itu segera melarikan keluarga Lot keluar dari kota Sodom. Lalu Tuhan memusnahkan kota Sodom dan Gomora dengan menurunkan hujan belerang dan api Kejadian 191-28. Dari kata Sodom inilah berasal istilah “sodomi”, yang artinya hubungan seksual sesama laki-laki. Baca 10 Hukuman Tuhan Terbesar Di Alkitab 3. Larangan Tegas Terhadap Persetubuhan Sesama Laki-laki Ayat Alkitab selanjutnya yang menentang homoseks terdapat dalam perintah Tuhan kepada orang Israel, umat pilihanNya. Tuhan memberi perintahNya kepada orang Israel, “Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian.” Imamat 1822 Tuhan melarang umatNya melakukan hubungan seksual sesama laki-laki. Para lelaki dilarang untuk berhubungan seksual sebagaimana mereka melakukannya dengan perempuan istri mereka. Ini adalah ayat yang sudah sangat jelas tentang larangan berhubungan seksual dengan sesama jenis, sesama laki-laki. Alasannya adalah karena hal itu suatu kekejian bagi Tuhan. Melakukan hubungan seksual di antara laki-laki adalah kebiasaan bangsa Kanaan, sehingga mereka Tuhan lenyapkan dari negeri mereka dan memberikannya kepada bangsa Israel. Karena itu orang Irael tidak boleh meniru kelakuan bejat bangsa Kanaan itu agar mereka pun jangan dimusnahkanNya dari negeri itu Imamat 1824-30. 4. Hukuman Mati Bagi Para Homoseksual Ayat Alkitab berikutnya yang menentang homoseks khususnya homoseksual, adalah hukumannya yang keras terhadap para pelaku homoseksual. Kepada umat pilihanNya, Israel, Tuhan kembali menegaskan bahwa, ”Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.” Imamat 2013 Sama seperti ayat di atas, ayat ini juga sudah sangat jelas dalam melarang praktek homoseksual. Bahkan hukumannya juga secara jelas disebutkan hukuman mati! Di Perjanjian Lama, tidak semua dosa diganjar dengan hukuman mati, hanya dosa-dosa yang dianggap masuk kategori “dosa berat”. Dosa-dosa yang bisa diganjar dengan hukuman mati di Israel antara lain adalah perzinahan, pemerkosaan, dan homoseksual. Dengan demikian, karena diganjar dengan hukuman mati, maka homoseksual termasuk dosa berat pada zaman Israel. Hukuman mati di sini tentu sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan bagi orang Israel. 5. Peringatan Tentang Semburit Bakti Ayat Alkitab selanjutnya yang menentang homoseks adalah larangan terhadap semburit bakti atau pelacur laki-laki. “Di antara anak-anak perempuan Israel janganlah ada pelacur bakti, dan di antara anak-anak lelaki Israel janganlah ada semburit bakti.” Ulangan 2317 Pelacur bakti atau semburit bakti adalah praktek yang banyak dilakukan oleh para penyembah berhala di Tanah Kanaan. Orang-orang Kanaan penyembah berhala percaya bahwa supaya tanah mereka subur dan menghasilkan panen yang baik, maka manusia perlu menyenangkan hati dewa dan melakukan ibadah kepadanya. Hal ini antara lain dapat dilakukan dengan cara pelacuran bakti atau semburit bakti. Di kuil-kuil dewa-dewa di Kanaan, para wanita atau laki-laki membuka “praktek” terhadap orang-orang yang datang beribadah kepada para dewa. Para pelacur/pemburit ini akan melakukan hubungan seksual dengan mereka sebagai bagian ritual. Dan para pelacur/semburit akan mendapat bayaran atas “jasa” mereka. Yang terjadi dalam ritual ini adalah bahwa laki-laki berhubungan seks dengan sesama laki-laki semburit, dan perempuan berhubungan seks dengan sesama perempuan. Para pelacur/semburit bakti ini merupakan wakil dewa, jika orang-orang yang beribadah melakukan hubungan seksual dengan mereka, maka orang-orang ini seolah-olah telah “berhubungan” dengan dewa-dewa, karena mereka dianggap wakil-wakil para dewa itu. Karena itulah orang Israel dilarang menjadi pelacur/pemburit bakti. Dan uang hasil dari pelacuran/pemburitan bakti tidak boleh dipersembahkan kepada Tuhan Ulangan 2318. Pages 1 2 Bagi yang belum tahu apa itu LGBT, maka berikut ini adalah kepanjangannya, LGBT = Lesbian Gay Biseksual dan Transgender. Saat ini, sedang ramai diperbincangkan di media sehubungan dengan support dana dari UNDP untuk kaum LGBT di Indonesia. LGBT nampaknya sekarang ini mulai dianggap sebagai sesuatu yang wajar dan dihalalkan oleh negara. Akan tetapi, Alkitab sudah memperingatkan dengan keras tentang hubungan sesama jenis. Berikut ini adalah ayat-ayat yang berisi larangan Tuhan untuk hubungan sesama jenis 1. Imamat 1822 “Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian.” 2. Imamat 2013 “Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.” 3. Roma 126-27 “Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.” 4. Yudas 17 “sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.” Masih banyak ayat-ayat lain yang berisi teguran TUHAN terhadap dosa percabulan dan perzinahan, baik sesama jenis maupun yang sejenis serta segala hubungan yang tidak wajar, seperti dengan binatang. Hubungan seksual adalah pemberian dan anugerah TUHAN dalam pernikahan antara laki-laki dan perempuan. Tuhan menciptakan Adam dan Hawa, laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu, LGBT merupakan sikap dan tindakan yang berlawanan dengan kehendak firman Tuhan. Marilah turuti apa kata TUHAN. Tuhanlah yang berdaulat atas manusia, bukan sebaliknya sehingga Hak asasi manusia menjadi kebablasan. Hak asasi manusia haruslah berada dalam koridor firman-Nya. Bagi saudara yang telah jatuh dalam dosa ini, maka bertobatlah. Tuhan membukakan pintu kemurahan-Nya buat saudara. Janganlah keraskan hatimu dan datanglah kepada Tuhan, meminta pengampunan-Nya dan tinggalkan dosa itu serta hiduplah dalam firman Tuhan. Tuhan akan mengampuni dan menolong saudara. Hubungi para hamba Tuhan yang terdekat di kota tempat tinggal anda dan carilah komunitas yang membangun iman dan saling menguatkan. Tuhan Yesus memberkati. Amin. Pada kesempatan kali ini, akan membasah tentang permasalahan LGBT menurut pandangan Kristen, khususnya Ayat Alkitab tentang LGBT atau homoseksual. Kamu pasti sudah sering mendengar istilah tersebut, entah dari media atau dunia nyata. Lantas, apa itu LGBT?LGBT adalah akronim dari “lesbian, gay, biseksual, dan transgender”.Istilah tersebut telah dipakai sejak tahun 1990 untuk menunjuk kelompok yang disebutkan di atas. Untuk menunjukan representasi lebih menyeluruh, istilah LGBT telah berkembang menjadi LGBTQIA, LGBTQ+, bahkan sampai 10 huruf, yakni LGBTQQIAAP. Singkatan tersebut untuk mengambarkan gender dan orientasi seksual arti dari singkatan huruf LGBT yang disadur dari BBC, apa saja?L – lesbian seorang perempuan yang tertarik dengan perempuan – gay seorang pria yang tertarik dengan pria lain atau sering dipakai untuk menggambarkan – bisexual orang tertarik baik kepada pria dan – transgender orang yang identitas gendernya bukan laki-laki dan perempuan atau berbeda dengan yang biasa ditulis dokter di sertifikat – queer pada awalnya dibuat sebagai istilah kebencian. Kata ini bisa digunakan sebagai pernyataan politik dan menunjukkan seseorang yang tidak mau diidentifikasi sebagai gender yang bisa dipasangkan, misalnya laki dan perempuan, homoseksual dan heteroseksual, atau mereka yang tidak mau diberi label berdasarkan orientasi seksual – questioning seseorang yang masih mengeksplorasi identitas gender dan orientasi seksual – intersex orang yang tubuhnya jelas bukan laki atau perempuan. Ini mungkin karena mereka memiliki kromosom yang bukan XX atau XY atau karena alat reproduksi mereka bukan dikategorikan sebagai standar’.A – allies orang yang mengidentifikasi diri sebagai heteroseksual namun mendukung komunitas – asexualorang yang tidak tertarik secara seksual kepada gender apa – pansexual orang yang ketertarikan seksualnya bukan berdasarkan gender dan bisa mengkategorikan diri ke gender atau identitas seksual apa tulisan ini, semoga dapat membantu pembaca untuk lebih mengenal pandangan teologi Kristen tentang LGBT dan membuat kita tau bagaimana cara menyikapinya. Berdasarkan tesis yang berjudul “LGBT dari Sudut Pandang Teogoli Kristen”, ada beberapa poin yang perlu kita kita sebaiknya tidak bersikap selayaknya hakim dengan menutuk orang-orang yang terjebak dalam masalah homoseksual. Sebab, kita sendiri adalah pendosa, sehingga tidak tepat untuk membenarkan diri sendiri dengan mengutuk perilaku orang pun kerasnya kita menolak praktik homoseksual dan segala problema seksual lainnya, kita tidak berhak menghilangkan harkat mereka sebagai sebagai insan seksual yang berbeda dari malaikat yang bisa dibilang tanpa seks. Saat Tuhan menciptakan manusia, Ia menciptakan kita berpasang-pasangan, laki-laki dan perempuan. Dengan begitu jika berbicara mengenai seks, berarti menyentuh topik yang amat dekat dengan pusat keprihatinan jadi masalah adalah jati diri kita, yang mungkin akan diperkokoh atau mungkin juga terancam. Pembahasan inti ini menuntut suatu tingkat sensifitas yang yang ketiga, kita semua adalah berdosa, antara lain pendosa seksual. Ajaran Kristiani tentang kerusakan total akibat kejatuhan seksual manusia ke dalam dosa menyatakan bahwa tidak ada satupun dari kita yang tidak tercemar oleh dosa, termasuk seksualitas meragukan sekali bila ada satu orang yang tidak pernah menaruh pikiran dan hatinya dari penyimpangan seksual yang ideal dan sempurna sebagaimana dikehendaki Allah. Tidak seorang pun selain Yesus dari Nazaret sebagai kekecualian yang satu-satunya yang seksual tanpa dosa. [irp posts=”1950″ name=”Top 111 Ayat Alkitab Tentang Dosa yang Tegas!”]Larangan LGBT Dalam AlkitabDalam Alkitab, ada beberapa ayat yang melarang praktik homoseksual dan sejenisnya. Berikut di antaranya1. Kisah Sodom dan GamoraMnurut Wikipedia, Sodom dan Gomora adalah dua kota fiktif yang dikatakan telah dihancurkan oleh Tuhan karena perbuatan laknat penduduknya. Dalam cerita Kejadian tertulis jelas bahwa orang-orang sangat jahat dan berdosa terhadap Tuhan dan bahwa keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora’ demikian banyak’ dan sesungguhnya sangat berat dosanya’.Kejadian 1313 Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap Nas ImamatNas Imamat lazim disebut sebagai Kode Kekudusan’ yang merupakan jantung kitab itu, dimana umat Tuhan dituntut untuk patuh terhadap hukum-hukumNya. Menyoal praktik-praktik terlarang yang mencakup penyimpangan seksual LGBT, homoseksual, dsb. 2013 Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka 1822Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu Hukum Alkitab tersebut sudah jelas mengarahkan tentang pelarangan hubungan seksual, khususnya LGBT dan homoseksual menurut Pernyataan PaulusRoma 126Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak 127Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan ahli sependapat bahwa Paulus di sini berbicara mengenai orang kafir yang menyembah berhala. Mereka mempunyai pengetahuan akan Tuhan, tetapi mereka justru memadamkan kebenaran yang mereka ketahui dengan maksud supaya lebih leluasa berbuat jahat demi keuntungan sebab itu Tuhan, menghukum mereka dengan menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran’ termasuk seks yang tak wajar’.4. Nas lain dari ajaran Paulus1 Korintus 69Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,1 Korintus 610pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Timotius 19yakni dengan keinsafan bahwa hukum Taurat itu bukanlah bagi orang yang benar, melainkan bagi orang durhaka dan orang lalim, bagi orang fasik dan orang berdosa, bagi orang duniawi dan yang tak beragama, bagi pembunuh bapa dan pembunuh ibu, bagi pembunuh pada umumnya,1 Timotius 110bagi orang cabul dan pemburit, bagi penculik, bagi pendusta, bagi orang makan sumpah dan seterusnya segala sesuatu yang bertentangan dengan ajaran sehat1 Timotius 111yang berdasarkan Injil dari Allah yang mulia dan maha bahagia, seperti yang telah dipercayakan pemaparan ayat tersebut, daftar dosa yang menjijikan, dinyatakan Paulus bertentangan dengan Kerajaan Allah dan salah satu dari Hukum Taurat atau yang kita lihat, beberapa kelompok pelanggar disebut sebagai banci’ dan pemburit’ berdasarkan terjemahan kata arsenokoitai sebelum diterjemakan sebagai pemburit’, tidak hanya berarti orang yang tertarik kepada sesama jenis, melainkan justru orang yang melakukan hubungan seksual dengan sesama yang dicap dosa oleh Paulus dalam daftar ini bukanlah keadaan tertarik kepada orang lain yang sama jenis kelaminnya suatu keadaan yang mungkin dialami oleh banyak orang, melainkan yang melakukan persetubuhan dengannya. [irp posts=”5218″ name=”Bagaimana Hukum Zina Menurut Kristen? Ayat Alkitab dan Undang-Undang Tentang Perzinaan”]LGBT dan Homoseksual Menurut Sejarah KekristenanTuhan telah mempertemukan dan menyatukan mereka dalam ikatan pernikahan, antara laki-laki dan perempuan. Berdasarkan sejarah penciptaan, Allah secara eksplisit memberitahukan bahwa Adam adalah maskulin, dan Hawa adalah ada jenis kelamin yang netral, atau maskulin yang feminim, maupun feminim yang maskulin. Secara tegas Allah membentuk Adam sebagai pribadi yang maskulin, dan Hawa sebagai pribadi yang diciptakan bahwa ia adalah pelengkap yang dirancang secara ilahi bagi dari dari persatuan satu daging mempreposisikan dua orang dengan jenis kelamin yang dua orang dari jenis kelamin berbeda yang bisa memenuhi tujuan prokreasi dari sendiri menegaskan normativitas kisah di dalam kitab Kejadian Kej 2 24; Mat 194-6;Mark 10 pernikahan dalam sejarah penebusan sebagai sebuah simbol ilahi di dalam Alkitab hanya bisa berlaku jika pasangan di dalam pernikahan adalah pasangan yang komplementer lengkap.Untuk membaca Ayat Alkitab tentang pernikahan, silahkan kunjungi artikel di bawah ini [irp posts=”1935″ name=”14 Ayat Alkitab Tentang Pernikahan”]Kesimpulan Masalah LGBT dan HomoseksualLGBT itu merupakan penyimpangan seksual, yang merupakan kekejian bagi menciptakan seks yang pada dasarnya mulia dan suci dan bukan sebagai sesuatu yang jahat dan hina. Karena itu seks yang adalah kudus hanya dipakai di dalam ikatan merupakan perbuatan dosa dan akan menimbulkan berbagai hal dalam aspek kehidupan dan akan mengalami penolakan dalam masyarakat dan juga rentan terkena penyakit kelamin dan menjamini adanya pengampunan Allah bagi kaum LGBT, sama seperti bagi orang yang berzinah, penyembah berhala, pembunuh, pencuri, dll. Allah juga menjanjikan kekuatan untuk menang terhadap dosa, termasuk homoseksualitas, kepada setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus rela menyerahkan dirinya mula penciptaan, Allah sudah merancang sebuah pernikahan antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan. Bahkan dalam menatap maksud Allah agar manusia itu berkembang biak atau bertambah-tambah secara jumlah, hanya dimungkinkan karena terjadinya perkawinan dan pembuahan melalui rahim seorang wanita. Pria tidak memungkinkan untuk melahirkan anak. Artikel ini membahas tentang alasan mengapa orang Kristen menolak LGBT. Ada banyak alasan mengapa orang Kristen menolak LGBT. Seperti kita tahu, isu LGBT Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender bukan lagi hal yang asing bagi kita saat ini. Isu ini bukan hanya ada di luar negeri, di Indonesia pun sudah ramai dibicarakan serta menimbulkan pro-kontra di masyarakat. Hal ini terutama setelah kaum LGBT mulai berani menunjukkan jati diri mereka serta menuntut hak-hak mereka dihormati. Baca juga 10 Ayat Alkitab Yang Menentang LGBT Di kalangan gereja sendiri isu LGBT masih menjadi tantangan tersendiri. Pada umumnya gereja menolak keberadaan LGBT, namun sebagian gereja justru menerimanya dengan alasan Hak Azasi Manusia. Juga, karena mereka merasa Alkitab tidak menolak keberadaan kaum LGBT. Bagaimanakah sebenarnya pandangan Alkitab terhadap LGBT ini? Bagaimana seharusnya pandangan Gereja terhadap LGBT? Atau bagaimana LGBT menurut pandangan Kristen seharusnya? Apakah ayat-ayat Alkitab menentang LGBT? Baca juga 10 Fakta Tentang Poligami Menurut Alkitab Jika kita teliti, maka jelas kita akan menyimpulkan bahwa Alkitab secara tegas menolak LGBT. Jika kita perhatikan, ada sekitar dua puluh bagian atau ayat-ayat Alkitab yang menentang LGBT, khususnya yang berkaitan dengan homoseksual/gay cinta sesama laki-laki dan lesbian cinta sesama perempuan. Baca juga 25 Tokoh Alkitab Yang Berpoligami Kedua puluh ayat-ayat Alkitab yang menentang LGBT tersebut terdapat baik dalam Perjanjian Lama maupun dalam Perjanjian Baru. Karena itulah kita orang Keisten punya banyak alasan kuat untuk menolak LGBT. Dalam artikel kali ini akan dibahas 5 alasan mengapa orang Kristen menolak LGBT. Berikut pembahasannya. 1. LGBT Tidak Sesuai Dengan Rancangan Tuhan Dalam Penciptaan Manusia Alasan pertama mengapa orang Kristen menolak LGBT, khususnya homoseksual, adalah karena LGBT Tidak Sesuai Dengan Rancangan Tuhan Dalam Penciptaan Manusia. Dalam Kejadian 217-18 dengan jelas disebutkan bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan, dan bahwa mereka diberkatiNya serta diperintahkanNya untuk beranak cucu dan bertambah banyak. Jadi Tuhan hanya memberkati laki-laki dengan perempuan, bukan memberkati laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan. Dalam ayat itu juga dengan jelas disebutkan bahwa Tuhan menciptakan pasangan yang sepadan dengan Adam. Dan yang diciptakanNya bagi Adam adalah Hawa, seorang perempuan. Hal ini berarti bahwa sesuai rencana Tuhan, pasangan yang sepadan bagi seorang laki-laki adalah perempuan, bukan laki-laki. Dan pasangan yang sepadan bagi seorang perempuan adalah laki-laki, bukan perempuan. 2. Tuhan Melarang Keras Praktik LGBT Alasan kedua mengapa orang Kristen menolak LGBT, khususnya homoseksual, adalah karena Tuhan Melarang Keras Praktik LGBT. Tuhan melarang keras umatNya melakukan hubungan seksual sesama laki-laki Imamat 1822. Para lelaki Israel dilarang untuk berhubungan seksual sebagaimana mereka melakukannya dengan perempuan istri mereka. Ini adalah ayat yang sudah sangat jelas tentang larangan berhubungan seksual dengan sesama jenis, sesama laki-laki. Alasannya adalah karena hal itu suatu kekejian bagi Tuhan. Melakukan hubungan seksual di antara laki-laki adalah kebiasaan bangsa Kanaan, sehingga mereka Tuhan lenyapkan dari negeri mereka dan memberikannya kepada bangsa Israel. Karena itu orang Irael tidak boleh meniru kelakuan bejat bangsa Kanaan itu agar mereka pun jangan dimusnahkanNya dari negeri itu Imamat 1824-30. 3. Tuhan Juga Menghukum Keras Praktik LGBT Alasan ketiga mengapa orang Kristen menolak LGBT, khususnya homoseksual, adalah Karena Tuhan juga menghukum Keras para pelaku LGBT. Tuhan bukan hanya melarang keras praktik LGBT, tetapi juga menghukum keras para pelaku LGBT. Dalam Imamat 2013, Tuhan menegaskan hukuman bagi para homoseksual, yakni hukuman mati! Di Perjanjian Lama, tidak semua dosa diganjar dengan hukuman mati, hanya dosa-dosa yang dianggap masuk kategori “dosa berat”. Dosa-dosa yang bisa diganjar dengan hukuman mati di Israel antara lain adalah perzinahan, pemerkosaan, dan homoseksual. Dengan demikian, karena diganjar dengan hukuman mati, maka homoseksual termasuk dosa berat pada zaman Israel. Hukuman mati di sini tentu sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan bagi orang Israel. Bahwa Tuhan menghukum keras para pelaku homoseksual juga nyata dari kemusnahan Sodom dan Gomora, dua kota yang terkenal karena dosa homoseksual mereka di hadapan Tuhan Kejadian 191-28. Dari kata Sodom inilah berasal istilah “sodomi”, yang artinya hubungan seksual sesama laki-laki. Baca 10 Hukuman Tuhan Terbesar Di Alkitab Hukuman yang sama diterima oleh para lelaki dari suku Benyamin karena mencoba memperkosa orang Lewi dan pelayannya laki-laki. Tuhan menghukum suku Benyamin sehingga hampir musnah Hakim-hakim 1914-29. Pages 1 2

ayat alkitab yang mendukung lgbt